Pandemi Covid-19 membawa banyak dampak besar bagi berbagai sektor kehidupan, termasuk dunia usaha. Namun di tengah tantangan itu, tak sedikit pelaku bisnis yang justru mampu bangkit dan bertahan. Salah satunya adalah pemilik usaha ayam penyet, “Ayam Penyet Ria” Deni Tandi. Yuk, simak kisah Deni Tandi di sini.
Baca Juga: Ayam Penyet dan Variasi Sambalnya, Perpaduan yang Tak Bisa Dilupakan!
Kisah Deni Tandi Pemilik “Ayam Penyet Ria”
Deni Tandi, adalah seorang pejuang usaha yang bernama “Ayam Penyet Ria”, Deni Tandi tak putus asa dan terus berjuang untuk mempertahankan usahanya, walaupun dihantam berbagai rintangan dan tantangan.
Tak mudah untuk Deni meneruskan dan menjalankan bisnis yang dirintis oleh orang tuanya, apalagi disaat Covid-19 menyerang.
Naik turunnya bisnis Deni dan keluarganya berawal dari krisis ekonomi yang dialaminya pada Tahun 1998 yang membuat mereka sekeluarga harus memutar otak untuk mencari jalan keluar dari permasalahan ini.
Saat itu, untuk bisa mendapatkan uang guna mencukupi kebutuhan keluarganya, kedua orang tua Deni memutuskan untuk membuka ide usaha ayam penyet.
Prosesnya juga tidak gampang, mereka harus terus memperkenalkan usahanya ke masyarakat hingga harus berpindah-pindah lokasi.
Namun, tak disangka cita rasa khas Ayam Penyet Ria disukai oleh banyak orang hingga kini berkembang sangat luas.
“Pada saat terjadi krisis ekonomi, tujuan orang tua saya adalah memenuhi kebutuhan keluarga. Modal dan idenya sederhana, tapi semua direncanakan dengan matang dan kami semangat dalam menjalankannya. Hasilnya, sekarang saya bisa terus meneruskan bisnis tersebut” Ujar Deni
Ayam Penyet Ria juga semakin dikenal masyarakat Batam dan secara perlahan Deni memperluas jangkauan dengan mengajak beberapa keluarganya untuk ikut mempromosikan bisnis miliknya ke pasar dan konsumen yang lebih luas.
Sejak itupun bisnis milik Deni kini memiliki 62 cabang tersebar di beberapa negara, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, hingga Australia.
Selain itu, Deni Tandi juga menambah layanan pemesan makanan online yang semakin mendorong penjualan.
Kisah yang penuh tantangan ya. Meski begitu, Deni tak kenal menyerah dan terus berjuang dengan bisnis yang ia jalankan.
